Dalam kondisi tertentu, seorang karyawan tidak dapat mengambil gaji secara langsung, misalnya karena sakit, tugas luar kota, atau alasan mendesak lainnya. Untuk itu, perusahaan biasanya memperbolehkan pengambilan gaji melalui pihak lain dengan syarat melampirkan surat kuasa pengambilan gaji.
Agar tidak menimbulkan masalah administrasi, surat kuasa ini harus dibuat jelas, resmi, dan sesuai kebutuhan perusahaan.
Apa Itu Surat Kuasa Pengambilan Gaji?
Surat kuasa pengambilan gaji adalah surat resmi yang berisi pelimpahan wewenang dari karyawan kepada orang lain untuk mengambil gaji atas namanya. Surat ini bersifat khusus dan hanya berlaku untuk keperluan tertentu.
Biasanya digunakan untuk:
- Pengambilan gaji tunai
- Pengambilan slip gaji
- Pengambilan honor atau upah kerja
Fungsi Surat Kuasa Pengambilan Gaji
Surat ini memiliki beberapa fungsi penting, antara lain:
- Memberikan izin resmi kepada penerima kuasa
- Menghindari penyalahgunaan pengambilan gaji
- Menjadi bukti tertulis bagi perusahaan
- Memperlancar proses administrasi keuangan
Struktur Surat Kuasa Pengambilan Gaji
Agar sah dan diterima, surat kuasa sebaiknya memuat:
- Judul surat
- Identitas pemberi kuasa
- Identitas penerima kuasa
- Isi pemberian kuasa
- Penegasan tanggung jawab
- Tanda tangan dan materai (jika diminta)
Contoh Surat Kuasa Pengambilan Gaji
SURAT KUASA PENGAMBILAN GAJI
Saya yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Budi Santoso
Tempat/Tgl Lahir : Semarang, 10 Februari 1988
Alamat : Jl. Diponegoro No. 12, Semarang
Jabatan : Staff Administrasi
Perusahaan : PT Maju Jaya Sejahtera
Dengan ini memberikan kuasa kepada:
Nama : Andi Pratama
Tempat/Tgl Lahir : Semarang, 5 Mei 1990
Alamat : Jl. Kartini No. 7, Semarang
No. KTP : 3374xxxxxxxxxxxx
Untuk mengambil gaji saya pada bulan Januari 2026 di PT Maju Jaya Sejahtera beserta dokumen terkait.
Demikian surat kuasa ini saya buat dengan sebenar-benarnya. Segala risiko yang timbul menjadi tanggung jawab saya selaku pemberi kuasa.
Semarang, 15 Januari 2026
Pemberi Kuasa, Penerima Kuasa,
(tanda tangan) (tanda tangan)
Budi Santoso Andi Pratama
Apakah Surat Kuasa Pengambilan Gaji Harus Bermaterai?
- Umumnya tidak wajib bermaterai
- Namun beberapa perusahaan meminta materai Rp10.000 sebagai penguat legalitas
Tips Agar Surat Kuasa Diterima Perusahaan
- Gunakan bahasa formal dan jelas
- Cantumkan periode pengambilan gaji
- Sertakan fotokopi KTP jika diminta
- Pastikan tanda tangan asli
Surat kuasa pengambilan gaji sangat membantu karyawan yang berhalangan hadir secara langsung. Dengan format yang benar dan isi yang jelas, proses pengambilan gaji dapat berjalan lancar tanpa kendala administrasi.
Gunakan contoh di atas sebagai referensi dan sesuaikan dengan kebijakan perusahaan masing-masing.
Baca juga Contoh Surat Kuasa Umum sebagai referensi, dan atau Contoh SUrat Kuasa Bank
π Artikel Terkait Lainnya




Praktisi administrasi dan pengelola PanduanAdministrasi.com yang berdedikasi dalam membantu masyarakat Indonesia memahami prosedur birokrasi secara efisien. Memiliki spesialisasi dalam penyusunan dokumen legalitas desa, administrasi kependudukan, serta panduan layanan publik digital. Dengan prinsip βAdministrasi Mudah untuk Semuaβ, saya memastikan setiap artikel yang dipublikasikan berdasarkan referensi regulasi pemerintah terkini dan praktik lapangan yang valid untuk menjamin keamanan dan keabsahan dokumen Anda.

