BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor) merupakan dokumen kepemilikan kendaraan yang memiliki kekuatan hukum tinggi. Dokumen ini sering dibutuhkan untuk berbagai keperluan, mulai dari administrasi kendaraan, pengajuan kredit, hingga pembuktian kepemilikan. Karena sifatnya yang penting, pengambilan BPKB tidak bisa dilakukan sembarangan.
Dalam kondisi tertentu, pemilik kendaraan tidak dapat mengambil BPKB secara langsung, misalnya karena bekerja di luar kota, sakit, atau kendaraan diurus oleh pihak lain. Untuk itulah surat kuasa pengambilan BPKB digunakan sebagai dasar hukum agar pihak lain dapat mewakili pemilik kendaraan secara sah.
Apa Itu Surat Kuasa Pengambilan BPKB?
Surat kuasa pengambilan BPKB adalah surat resmi yang memberikan kewenangan kepada seseorang untuk mengambil BPKB kendaraan bermotor atas nama pemilik sah kendaraan tersebut di instansi terkait, seperti Samsat atau leasing.
Surat ini termasuk surat kuasa khusus, berbeda dengan surat kuasa umum yang bersifat luas. Penjelasan dasar mengenai surat kuasa dapat dibaca di:
👉 https://panduanadministrasi.com/contoh-surat-kuasa-umum/
Dasar Hukum
UU No. 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai — surat kuasa BPKB wajib bermaterai Rp10.000
Pasal 1792–1799 KUH Perdata — landasan hukum pemberian kuasa
Perpol No. 7 Tahun 2021 — tata cara registrasi dan identifikasi kendaraan bermotor, termasuk penerbitan BPKB
UU No. 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia — relevan untuk BPKB yang dijadikan jaminan kredit/leasing
FUNGSI SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB
Dalam praktik administrasi kendaraan, surat ini berfungsi untuk:
- Mengambil BPKB kendaraan
- Mewakili pemilik kendaraan di Samsat atau leasing
- Memberikan kepastian hukum bagi petugas
- Menghindari risiko penyalahgunaan dokumen
Untuk pengambilan STNK, format dan prinsipnya hampir sama, contohnya dapat dilihat di:
👉 https://panduanadministrasi.com/contoh-surat-kuasa-pengambilan-stnk/
Perbedaan BPKB vs STNK — Mengapa Prosedurnya Lebih Ketat?
| Aspek | BPKB | STNK |
|---|---|---|
| Fungsi | Bukti kepemilikan sah kendaraan | Izin operasional kendaraan di jalan |
| Instansi | Polda/Ditlantas, Samsat, atau Leasing | Samsat |
| Nilai hukum | Sangat tinggi — bisa jadi agunan kredit | Lebih rendah — tidak bisa dijaminkan |
| Pemeriksaan kuasa | Lebih ketat, kadang perlu konfirmasi pemilik | Lebih longgar |
| Frekuensi diambil | Jarang (beli baru/lunas kredit) | Sering (tiap tahun untuk pajak) |
Syarat Pengambilan BPKB Menggunakan Surat Kuasa
Meskipun kebijakan bisa berbeda di tiap instansi, umumnya dokumen yang diminta adalah:
- Surat kuasa pengambilan BPKB
- Fotokopi KTP pemberi kuasa
- Fotokopi KTP penerima kuasa
- STNK kendaraan
- Bukti pelunasan (jika pengambilan di leasing)
- Materai (jika diminta)
Pastikan data yang tertulis sesuai dengan identitas asli.
STRUKTUR SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB YANG BENAR
Surat kuasa pengambilan BPKB idealnya memuat:
- Judul surat
- Identitas lengkap pemilik kendaraan
- Identitas lengkap penerima kuasa
- Identitas kendaraan
- Pernyataan pemberian kuasa secara spesifik
- Tempat dan tanggal
- Tanda tangan kedua pihak
- Materai
Untuk keperluan perbankan, struktur serupa digunakan dengan penyesuaian tertentu, seperti dijelaskan di:
👉 https://panduanadministrasi.com/contoh-surat-kuasa-bank/
Contoh 1 — Pengambilan BPKB Kendaraan Baru di Samsat / Polda
Untuk kendaraan baru yang BPKB-nya diambil pertama kali dari Samsat atau Ditlantas Polda.
SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Susanto Wibowo
NIK : 3578044506780005
Alamat : Jl. Arief Rahman Hakim No. 44, Surabaya
PEMBERI KUASA, memberikan kuasa kepada:
Nama : Dian Wibowo
NIK : 3578047809900012
Hubungan: Istri
Alamat : Jl. Arief Rahman Hakim No. 44, Surabaya
PENERIMA KUASA, untuk mengambil BPKB kendaraan:
Jenis/Merk : Mobil Toyota Avanza 1.3 G AT
Warna : Putih
Nopol : W 1234 QQ
No. Rangka : MHFM5EB2JHK123456
No. Mesin : 3SZ1234567
di Kantor Ditlantas Polda Jawa Timur / Samsat Surabaya Utara.
Surabaya, 5 Maret 2026
Penerima Kuasa, Pemberi Kuasa,
(Materai Rp10.000)
Dian Wibowo Susanto WibowoContoh 2 — Pengambilan BPKB Pasca Lunas Kredit di Leasing
Ini adalah skenario paling banyak dicari. BPKB yang selama ini dipegang leasing (FIF, ACC, WOM, BAF, Adira, dll.) diambil setelah kredit kendaraan lunas.
SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB
(Pasca Pelunasan Kredit)
Yang bertanda tangan di bawah ini:
Nama : Rina Kartika
NIK : 3171064509850003
Alamat : Jl. Kemang Raya No. 15, Jakarta Selatan
PEMBERI KUASA, menyatakan bahwa kredit kendaraan bermotor pada
PT. Federal International Finance (FIF) Cabang Jakarta Selatan
telah dinyatakan LUNAS dengan Nomor Kontrak: FIF-2022-XXX-12345,
dan dengan ini memberikan kuasa kepada:
Nama : Agus Kartika
NIK : 3171038811880010
Hubungan: Suami
Alamat : Jl. Kemang Raya No. 15, Jakarta Selatan
PENERIMA KUASA, untuk mengambil BPKB kendaraan:
Merk/Tipe : Honda Beat Street 110
Nopol : B 5678 YZ
No. Rangka : MH1JFB1168K654321
di kantor PT. Federal International Finance (FIF) Cabang
Jakarta Selatan, dengan menyerahkan: surat kuasa ini, KTP
penerima kuasa, KTP saya (fotokopi), dan surat keterangan
lunas dari FIF.
Jakarta, 8 Maret 2026
Penerima Kuasa, Pemberi Kuasa,
(Materai Rp10.000)
Agus Kartika Rina KartikaContoh 3 — BPKB yang Dijadikan Agunan Bank / BPR
SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB
(Agunan Kredit — Pasca Pelunasan)
Nama : Hartono Santoso
NIK : 3374011205750001
Alamat : Jl. Diponegoro No. 22, Semarang
Memberikan kuasa kepada:
Nama : Slamet Riyadi
NIK : 3374049808800004
Hubungan: Adik Kandung
Untuk mengambil BPKB kendaraan yang digunakan sebagai agunan
kredit pada BPR Artha Semarang:
Nomor Perjanjian Kredit: BPR-SMS-2023-00789
Kendaraan : Mitsubishi L300 Pick-Up
Nopol : H 3344 AB
Kredit telah dinyatakan LUNAS pada 28 Februari 2026.
Dokumen pendukung: surat keterangan lunas dari BPR, KTP
penerima kuasa, dan fotokopi KTP saya.
Semarang, 1 Maret 2026
Penerima Kuasa, Pemberi Kuasa,
(Materai Rp10.000)
Slamet Riyadi Hartono SantosoContoh 4 — Pengurusan BPKB Hilang / Duplikat
Catatan penting: Untuk pengurusan BPKB hilang prosesnya panjang — perlu laporan kehilangan dari polisi, iklan di koran nasional, dan pernyataan di hadapan notaris. Surat kuasa ini hanya untuk mewakilkan proses pengambilan BPKB duplikat setelah semua syarat terpenuhi.
SURAT KUASA PENGURUSAN BPKB HILANG / DUPLIKAT
Nama : Wahyu Setiawan
NIK : 3273044009820010
Alamat : Jl. Pasteur No. 88, Bandung
Memberikan kuasa kepada:
Nama : Irma Setiawan
NIK : 3273046212850005
Hubungan: Istri
Untuk mengurus dan mengambil BPKB DUPLIKAT kendaraan:
Honda Civic Turbo Nopol D 5671 AB
No. Rangka: MHRFK165XHK987654
di Ditlantas Polda Jawa Barat, setelah terpenuhinya seluruh
persyaratan termasuk:
1. Surat Kehilangan dari Polsek Bandung Barat
2. Pengumuman di koran nasional (2 kali terbit)
3. Berita Acara Pemeriksaan dari penyidik
4. Pernyataan di hadapan Notaris
Bandung, 10 Maret 2026
Penerima Kuasa, Pemberi Kuasa,
(Materai Rp10.000)
Irma Setiawan Wahyu SetiawanApakah Surat Kuasa Pengambilan BPKB Harus Bermaterai?
Dalam praktik pengambilan BPKB:
- Materai sangat dianjurkan
- Memperkuat keabsahan dokumen
- Memudahkan proses verifikasi
Pembahasan lengkap soal materai dapat dibaca di:
👉 https://panduanadministrasi.com/apakah-surat-pernyataan-harus-bermaterai/
FAQ – PERTANYAAN YANG SERING DITANYAKAN
1. Apakah surat kuasa pengambilan BPKB wajib bermaterai?
Ya. Dalam praktik, materai hampir selalu diwajibkan karena BPKB adalah dokumen kepemilikan kendaraan.
2. Apakah BPKB bisa diambil tanpa surat kuasa?
Bisa, tetapi hanya oleh pemilik kendaraan langsung dengan identitas asli yang sesuai.
3. Apakah surat kuasa ini bisa digunakan untuk menjual kendaraan?
Tidak. Untuk penjualan kendaraan atau pengalihan hak, diperlukan surat kuasa khusus atau proses balik nama resmi.
4. Apakah leasing boleh menolak surat kuasa?
Ya. Leasing berhak menolak jika surat kuasa tidak lengkap atau tidak sesuai kebijakan internal.
5. Apakah format surat kuasa harus diketik?
Umumnya boleh diketik atau tulis tangan, selama isinya jelas dan ditandatangani di atas materai.
Kesimpulan
Surat kuasa pengambilan BPKB adalah dokumen penting yang memberikan kewenangan sah kepada pihak lain untuk mengambil dokumen kepemilikan kendaraan. Dengan memahami dasar hukum, syarat administrasi, dan format yang benar, proses pengambilan BPKB dapat berjalan aman dan lancar.
Pastikan surat kuasa dibuat secara spesifik, bermaterai, dan sesuai dengan data kendaraan agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
🔖 Artikel Terkait Lainnya



Praktisi administrasi dan pengelola PanduanAdministrasi.com yang berdedikasi dalam membantu masyarakat Indonesia memahami prosedur birokrasi secara efisien. Memiliki spesialisasi dalam penyusunan dokumen legalitas desa, administrasi kependudukan, serta panduan layanan publik digital. Dengan prinsip ‘Administrasi Mudah untuk Semua’, saya memastikan setiap artikel yang dipublikasikan berdasarkan referensi regulasi pemerintah terkini dan praktik lapangan yang valid untuk menjamin keamanan dan keabsahan dokumen Anda.

